{"id":519,"date":"2009-11-14T17:06:33","date_gmt":"2009-11-14T10:06:33","guid":{"rendered":"http:\/\/oktobrima.staff.fe.uns.ac.id\/?p=519"},"modified":"2009-11-14T17:06:33","modified_gmt":"2009-11-14T10:06:33","slug":"isu-2012-versi-umat-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/angga.feb.uns.ac.id\/?p=519","title":{"rendered":"Isu 2012 Versi Umat Islam&#8230;."},"content":{"rendered":"<h2><a title=\"Isu Kiamat 2012 ternyata Badai\u00a0Matahari\" rel=\"bookmark\" href=\"http:\/\/pakarfisika.wordpress.com\/2008\/12\/05\/isu-kiamat-2012-ternyata-badai-matahari\/\">Isu Kiamat 2012 ternyata Badai\u00a0Matahari<\/a><\/h2>\n<div class=\"postinfo\">Posted on <span class=\"postdate\">5 Desember 2008<\/span> by pakarfisika<\/div>\n<div id=\"attachment_879\" class=\"wp-caption alignleft\" style=\"width: 128px\"><a href=\"http:\/\/pakarfisika.files.wordpress.com\/2008\/12\/kiamat_ch_pakarfisika.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-thumbnail wp-image-879\" src=\"http:\/\/pakarfisika.files.wordpress.com\/2008\/12\/kiamat_ch_pakarfisika.jpg?w=118&amp;h=96\" alt=\"Kapan Kiamat..?\" width=\"118\" height=\"96\" \/><\/a><\/p>\n<p class=\"wp-caption-text\">Kapan Kiamat..?<\/p>\n<\/div>\n<p>Kapan Kiamat..? Hanya Allah SWT Yang Maha Tahu. Kita hanya tahu lewat tanda-tanda akan datangnya hari Kiamat itu. Pada manuskrip peninggalan suku Maya yang tinggal di selatan Meksiko atau Guatemala yang dikenal menguasai ilmu Falak, disebutkan bahwa kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012. Disebutkan juga pada waktu itu akan muncul gelombang galaksi yang besar-besaran sehingga mengakibatkan terhentinya semua kegiatan di muka Bumi ini.<\/p>\n<p><strong>Kiamat hanya ilmu Allah SWT<\/strong><\/p>\n<p><strong><\/strong>Ramalan akan adanya kiamat pada 2012 dari suku Maya sebenarnya belum diketahui dasar perhitungannya. Tetapi issu ini sudahmenyebar luas lewat media Internet. Sebagai Muslim, saya hanya yakin bahwa Kiamat ada dan PASTI akan datang. Dan waktunya, kita tidak ada yang tahu, apalagi sampai menyebut tanggal..<\/p>\n<p>Tentang waktu, kapan kiamat terjadi, ummat Islam hanya diberi <em>sign<\/em>, berupa tanda2 datangnya kiamat. Bila tanda-tanda sudah ada, maka hari yang dimaksud memang sudah dekat. Tetapi tepatnya kapan, kembali ke konsep dasar, Ummat Islam tidak ada yang boleh menyebut waktu, baik hari, tanggal, bulan maupun tahun. Sebab\u2026<\/p>\n<blockquote><p>Innamaa \u2018ilmuhaa \u2018inda Allah, (<em>yang tahu soal kiamat itu hanya Allah<\/em>)<\/p><\/blockquote>\n<p>Sebelum bicara Kiamat, ngeri rasanya melihat adzab kubur ini saja\u2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"text-align: center\"><\/span><\/p>\n<p><strong>Tanda-Tanda Kecil, datangnya Kiamat:<br \/>\n<\/strong><br \/>\nDari <a title=\"Tanda-tanda kecil kiamat\" href=\"http:\/\/www.dakwatuna.com\/2007\/tanda-tanda-kiamat\/\" target=\"_blank\">Dakwatuna<\/a> saya dapatkan, bahwa tanda-tanda kiamat kecil terbagi menjadi dua: <em>Pertama<\/em>, kejadian sudah muncul dan sudah selesai; seperti diutusnya Rasulullah saw., terbunuhnya Utsman bin \u2018Affan, terjadinya fitnah besar antara dua kelompok orang beriman. <em>Kedua<\/em>, kejadiannya sudah muncul tetapi belum selesai bahkan semakin bertambah; seperti tersia-siakannya amanah, terangkatnya ilmu, merebaknya perzinahan dan pembunuhan, banyaknya wanita dan lain-lain.<\/p>\n<p>Di antara tanda-tanda kiamat kecil adalah:<\/p>\n<p>1. Diutusnya Rasulullah saw<\/p>\n<p>Jabir r.a. berkata, \u201dAdalah Rasulullah saw. jika beliau khutbah memerah matanya, suaranya keras, dan penuh dengan semangat seperti panglima perang, beliau bersabda, \u2018(Hati-hatilah) dengan pagi dan sore kalian.\u2019 Beliau melanjutkan, \u2018Aku diutus dan hari Kiamat seperti ini.\u2019 Rasulullah saw. mengibaratkan seperti dua jarinya antara telunjuk dan jari tengah. (HR Muslim)<\/p>\n<p>2. Disia-siakannya amanat<\/p>\n<p>Jabir r.a. berkata, tatkala Nabi saw. berada dalam suatu majelis sedang berbicara dengan sahabat, maka datanglah orang Arab Badui dan berkata, \u201cKapan terjadi Kiamat ?\u201d Rasulullah saw. terus melanjutkan pembicaraannya. Sebagian sahabat berkata, \u201cRasulullah saw. mendengar apa yang ditanyakan tetapi tidak menyukai apa yang ditanyakannya.\u201d Berkata sebagian yang lain, \u201cRasul saw. tidak mendengar.\u201d Setelah Rasulullah saw. menyelesaikan perkataannya, beliau bertanya, \u201cMana yang bertanya tentang Kiamat?\u201d Berkata lelaki Badui itu, \u201dSaya, wahai Rasulullah saw.\u201d Rasulullah saw. Berkata, \u201cJika amanah disia-siakan, maka tunggulah kiamat.\u201d Bertanya, \u201cBagaimana menyia-nyiakannya?\u201d Rasulullah saw. Menjawab, \u201cJika urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat.\u201d (HR Bukhari)<\/p>\n<p>3. Penggembala menjadi kaya<\/p>\n<p>Rasulullah saw. ditanya oleh Jibril tentang tanda-tanda kiamat, lalu beliau menjawab, \u201cSeorang budak melahirkan majikannya, dan engkau melihat orang-orang yang tidak beralas kaki, telanjang, dan miskin, penggembala binatang berlomba-lomba saling tinggi dalam bangunan.\u201d (HR Muslim)<\/p>\n<p>4. Sungai Efrat berubah menjadi emas<\/p>\n<p>Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, \u201cTidak akan terjadi kiamat sampai Sungai Eufrat menghasilkan gunung emas, manusia berebutan tentangnya. Dan setiap seratus 100 terbunuh 99 orang. Dan setiap orang dari mereka berkata, \u201dBarangkali akulah yang selamat.\u201d (Muttafaqun \u2018alaihi)<\/p>\n<p>5. Baitul Maqdis dikuasai umat Islam<\/p>\n<p>\u201dAda enam dari tanda-tanda kiamat: kematianku (Rasulullah saw.), dibukanya Baitul Maqdis, seorang lelaki diberi 1000 dinar, tapi dia membencinya, fitnah yang panasnya masuk pada setiap rumah muslim, kematian menjemput manusia seperti kematian pada kambing dan khianatnya bangsa Romawi, sampai 80 poin, dan setiap poin 12.000.\u201d (HR Ahmad dan At-Tabrani dari Muadz).<\/p>\n<p>6. Banyak terjadi pembunuhan<\/p>\n<p>Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, \u201cTiada akan terjadi kiamat, sehingga banyak terjadi haraj.. Sahabat bertanya apa itu haraj, ya Rasulullah?\u201d Rasulullah saw. Menjawab, \u201cHaraj adalah pembunuhan, pembunuhan.\u201d (HR Muslim)<\/p>\n<p>7. Munculnya kaum Khawarij<\/p>\n<p>Dari Ali ra. berkata, saya mendengar Rasulullah saw. bersabda, \u201cAkan keluar di akhir zaman kelompok orang yang masih muda, bodoh, mereka mengatakan sesuatu dari firman Allah. Keimanan mereka hanya sampai di tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama seperti anak panah keluar dari busurnya. Di mana saja kamu jumpai, maka bunuhlah mereka. Siapa yang membunuhnya akan mendapat pahala di hari Kiamat.\u201d (HR Bukhari).<\/p>\n<p>8. Banyak polisi dan pembela kezhaliman<\/p>\n<p>\u201cDi akhir zaman banyak polisi di pagi hari melakukan sesuatu yang dimurkai Allah, dan di sore hari melakukan sesutu yang dibenci Allah. Hati-hatilah engkau jangan sampai menjadi teman mereka.\u201d (HR At-Tabrani)<\/p>\n<p>9. Perang antara Yahudi dan Umat Islam<\/p>\n<p>Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, \u201cTidak akan terjadi kiamat sehingga kaum muslimin berperang dengan yahudi. Maka kaum muslimin membunuh mereka sampai ada seorang yahudi bersembunyi di belakang batu-batuan dan pohon-pohonan. Dan berkatalah batu dan pohon, \u2018Wahai muslim, wahai hamba Allah, ini yahudi di belakangku, kemari dan bunuhlah ia.\u2019 Kecuali pohon Gharqad karena ia adalah pohon Yahudi.\u201d (HR Muslim)<\/p>\n<p>10. Dominannya Fitnah<\/p>\n<p>Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, \u201cTidak akan terjadi kiamat, sampai dominannya fitnah, banyaknya dusta dan berdekatannya pasar.\u201d (HR Ahmad).<\/p>\n<p>11. Sedikitnya ilmu<\/p>\n<p>12. Merebaknya perzinahan<\/p>\n<p>13. Banyaknya kaum wanita<\/p>\n<p>Dari Anas bin Malik ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda. \u201cSesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat adalah ilmu diangkat, banyaknya kebodohan, banyaknya perzinahan, banyaknya orang yang minum khamr, sedikit kaum lelaki dan banyak kaum wanita, sampai pada 50 wanita hanya ada satu lelaki.\u201d (HR Bukhari)<\/p>\n<p>14. Bermewah-mewah dalam membangun masjid<\/p>\n<p>Dari Anas ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, \u201cDiantara tanda kiamat adalah bahwa manusia saling membanggakan dalam keindahan masjid.\u201d (HR Ahmad, An-Nasa\u2019i dan Ibnu Hibban)<\/p>\n<p>15. Menyebarnya riba dan harta haram<\/p>\n<p>Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, \u201cAkan datang pada manusia suatu waktu, setiap orang tanpa kecuali akan makan riba, orang yang tidak makan langsung, pasti terkena debu-debunya.\u201d (HR Abu Dawud, Ibnu Majah dan Al-Baihaqi)<\/p>\n<p>Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, \u201cAkan datang pada manusia suatu saat di mana seseorang tidak peduli dari mana hartanya didapat, apakah dari yang halal atau yang haram.\u201d (HR Ahmad dan Bukhari)<\/p>\n<p><strong>16. Menggembungnya bulan (<\/strong>ini dia tanda2 yang unik, kata mas <a title=\"Tanada-tanda Kiamat yang unik\" href=\"http:\/\/www.dudung.net\/artikel-islami\/tanda-tanda-kiamat-yang-menakjubkan.html\" target=\"_blank\">Dudung<\/a><strong>)<br \/>\n<\/strong><\/p>\n<p>Rasulullah saw bersabda: \u201d di antara sudah mendekatnya kiamat ialah menggembungnya bulan sabit(awal bulan) \u201d dishahihkan\ufffd AlBaani di Ash Shahihah nomor 2292 dalam riwayat yang lain dikatakan \u201cdi antara sudah dekatnya hari kiamat ialah bahwa orang akan melihat bulan sabit seperti sebelumnya, maka orang akan mengatakan satu bentuk darinya untuk dua malam dan masjid akan dijadikan tempat untuk jalan jalan serta meluasnya mati mendadak\u201d (Ash Shahiihah AlBani 2292)<\/p>\n<p>Memang Unik, karena ada buktinya:<\/p>\n<blockquote><p>Hal yang cukup mengherankan terjadi di Saudi berkenaan penetapan awal Muharram 1429 H. Ini sekaligus membuktikan sendiri kesalahan Saudi dalam penetapan awal Zulhijjah lalu.<\/p>\n<p>Bagaimana tidak, Saudi menetapkan 1 Zulhijjah pada 10\/12\/07 1 hari lebih awal<br \/>\ndari yang seharusnya. Konsekuensinya tanggal 30 Zulhijjah akan jatuh pada<br \/>\n8\/01\/08 dan 1 Muharram 1429 seharusnya pada 9\/01\/08 sebab tidak ada angka 31 dalam kalender Hijriyah.<\/p>\n<p>Tapi apa yang terjadi di Saudi? Kantor Berita Saudi (Saudi Press Agency)<br \/>\nmenyatakan bahwa hari pertama Muharram 1429 H bertepatan dengan 10 Januari 2008. Ini artinya bulan Zulhijjah di Saudi berjumlah 31 hari.<\/p>\n<p>Lalu kemana yang satu hari? Selidik punya selidik Saudi Press Agency (SPA)<br \/>\nmencantumkan tanggal 19 Zulhijjah 1428 sebanyak 2 kali. Pertama pada 28\/12<br \/>\n(Jumat) dan kedua pada 29\/12 (Sabtu). Kesalahan yang terus diulang Saudi setiap tahun.<\/p>\n<p>(saya kutip dari <a title=\"1 Hilal untuk 2 hari...?\" href=\"http:\/\/orgawam.wordpress.com\/2008\/01\/28\/dzulhijjah-1428-h-arab-saudi-31-hari\/\" target=\"_blank\">orgawam<\/a>)<\/p><\/blockquote>\n<p><strong>Tanda-Tanda besar, datangnya Kiamat:<br \/>\n<\/strong><br \/>\nSedangkan tanda-tanda kiamat besar yaitu kejadian sangat besar dimana kiamat sudah sangat dekat dan mayoritasnya belum muncul, seperti munculnya Imam Mahdi, Nabi Isa, Dajjal, Ya\u2019juj dan Ma\u2019juj.<\/p>\n<p>Ayat-ayat dan hadits yang menyebutkan tanda-tanda kiamat besar di antaranya:<\/p>\n<p>Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. Mereka berkata, \u201cHai Dzulqarnain, sesungguhnya Ya\u2019juj dan Ma\u2019juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?\u201d Dzulqarnain berkata, \u201cApa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka.\u201d (Al-Kahfi: 82)<\/p>\n<p>\u201cDan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami.\u201d (An-Naml: 82)<\/p>\n<p>Dari Hudzaifah bin Usaid Al-Ghifari ra, berkata: Rasulullah saw. muncul di tengah-tengah kami pada saat kami saling mengingat-ingat. Rasulullah saw. bertanya, \u201cApa yang sedang kamu ingat-ingat?\u201d Sahabat menjawab, \u201cKami mengingat hari kiamat.\u201d Rasulullah saw. bersabda,\u201dKiamat tidak akan terjadi sebelum engkau melihat 10 tandanya.\u201d Kemudian Rasulullah saw. menyebutkan: Dukhan (kabut asap), Dajjaal, binatang (pandai bicara), matahari terbit dari barat, turunnya Isa as. Ya\u2019juj Ma\u2019juj dan tiga gerhana, gerhana di timur, barat dan Jazirah Arab dan terakhir api yang keluar dari Yaman mengantar manusia ke Mahsyar. (HR Muslim)<\/p>\n<p>Dari Abdullah bin Mas\u2019ud ra. berkata, Rasulullah saw. bersabda, \u201dHari tidak akan berakhir, dan tahun belum akan pergi sehingga bangsa Arab dipimpin oleh seorang dari keluargaku, namanya sama dengan namaku.\u201d (HR Ahmad)<\/p>\n<p>Perbedaan antara tanda-tanda kiamat kecil dan kiamat besar adalah :<\/p>\n<ol>\n<li>Tanda-tanda kiamat kecil secara umum datang lebih dahulu dari tanda-tanda kiamat besar.<\/li>\n<li>Tanda-tanda kiamat kecil sebagiannya sudah terjadi, sebagiannya sedang terjadi dan sebagiannya akan terjadi. Sedangkan tanda-tanda kiamat besar belum terjadi.<\/li>\n<li>Tanda kiamat kecil bersifat biasa dan tanda kiamat besar bersifat luar biasa.<\/li>\n<li>Tanda kiamat kecil berupa peringatan agar manusia sadar dan bertaubat. Sedangkan kiamat besar jika sudah datang, maka tertutup pintu taubat.<\/li>\n<li>Tanda-tanda kiamat besar jika muncul satu tanda, maka akan diikuti tanda-tanda yang lainnya. Dan yang pertama muncul adalah terbitnya matahari dari Barat.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Lalu apa sebenarnya Kiamat tahun 2012..?<\/strong><\/p>\n<p><strong>Kiamat 2012 adalah terjadinya Badai Matahari<\/strong><em>:<br \/>\n<\/em><\/p>\n<p>Menurut Pak Bambang S Tedjasukmana dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), bahwa fenomena yang akan muncul pada sekitar tahun 2011-2012 adalah <strong><em>badai Matahari<\/em><\/strong>. Prediksi ini berdasar pada pemantauan pusat pemantau cuaca antariksa di berbagai negara maju yang sudah dilakukan sejak tahun 1960-an dan Indonesia oleh LAPAN telah dilakukan sejak tahun 1975.<br \/>\n<strong><\/strong><\/p>\n<p><strong>Badai Matahari <\/strong>= <em>Flare dan CME<\/em><\/p>\n<p>Masih menurut ahli lain dari LAPAN, bahwa <strong><em>badai Matahari<\/em><\/strong> akan terjadi ketika adanya <em>flare<\/em> dan C<em>orona Mass Ejection<\/em> (CME). Apa itu <em>Flare..? Flare<\/em> adalah ledakan besar di atmosfer Matahari yang dahsyatnya menyamai 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima. Padahal bom atom yang dijatuhkan Paul Tibbets, pilot pesawat Amerika Serikat (AS), B-29 Enola Gay,\u00a0 Agustus 1945, telah merenggut sekitar 80.000 jiwa manusia. Berarti kalau dikalikan 66 juta lagi, <em>wouw\u2026<\/em>!<\/p>\n<p>Sedang <em>CME<\/em> adalah sejenis ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel2 berkecepatan tinggi yakni sekitar 400 km\/detik. <em>wouw\u2026<\/em><\/p>\n<p>Gangguan cuaca Matahari ini dapat mempengaruhi kondisi muatan antariksa hingga mempengaruhi magnet Bumi, selanjutnya berdampak pada sistem kelistrikan, transportasi yang mengandalkan satelit navigasi global positioning system (GPS), dan sistem komunikasi yang menggunakan satelit komunikasi dan gelombang frekuensi tinggi (HF), serta dapat membahayakan kesehatan atau kehidupan manusia, misal karena magnet Bumi terganggu, maka alat pacu jantung juga akan terganggu.<\/p>\n<blockquote><p>HP akan error, dan sms bakal \u2018kiamat\u2019 betul<\/p><\/blockquote>\n<p>Dengan skala sebenarnya, saya sketsakan kira2 Badai Matahari itu akan seperti apa. Besar matahari hanya diambil seper<em>secuil<\/em>nya, sementara Bumi sangat penuh (meski masih sangat kecil) tampaknya. Bumi saja belum apa-apanya bila dibanding sunspot yang warna hitam2 itu\u2026<\/p>\n<div id=\"attachment_877\" class=\"wp-caption aligncenter\" style=\"width: 478px\"><a href=\"http:\/\/pakarfisika.files.wordpress.com\/2008\/12\/badai_matahari_2012_pakarfisika.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-877\" src=\"http:\/\/pakarfisika.files.wordpress.com\/2008\/12\/badai_matahari_2012_pakarfisika.jpg?w=468&amp;h=287\" alt=\"Badai Matahari tahun 2011-2012\" width=\"468\" height=\"287\" \/><\/a><\/p>\n<p class=\"wp-caption-text\">Badai Matahari tahun 2011-2012<\/p>\n<\/div>\n<p><em>Flare<\/em> di permukaan matahari sangat dahsyat, kalau pas maksimal bisa menjulang sauangaaaat tinggi:<\/p>\n<div id=\"attachment_880\" class=\"wp-caption aligncenter\" style=\"width: 262px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-880\" src=\"http:\/\/pakarfisika.files.wordpress.com\/2008\/12\/sunflare_pakarfisika.jpg?w=252&amp;h=273\" alt=\"Flare di Matahari\" width=\"252\" height=\"273\" \/><\/p>\n<p class=\"wp-caption-text\">Flare di Matahari<\/p>\n<\/div>\n<p>Bagi yang minat lihat animasi <em>Flare<\/em> matahari paling update, ini linknya:<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><a title=\"Flare update...\" href=\"http:\/\/www.space.com\/spacewatch\/sun_cam_animated.html\" target=\"_blank\">http:\/\/www.space.com\/spacewatch\/sun_cam_animated.html<\/a><\/p>\n<p><strong>Persiapan menuju \u2018Kiamat\u2019 2012 itu\u2026:<\/strong><br \/>\nDikatakan para ahli bahwa dari Matahari, milyaran partikel alektron sampai ke lapisan ionosfer Bumi dalam waktu empat hari, Dampak dari serbuan dari partikel elektron ini di kutub berlangsung beberapa hari. Selama itu, bisa dilakukan langkah-langkah antisipasi untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.<\/p>\n<p>Mengantisipasi munculnya badai antariksa itu, LAPAN tengah membangun Pusat Sistem Pemantau Cuaca Antariksa Terpadu di pusat Pemanfaatan Sains Antariksa LAPAN Bandung. Objek yang dipantau antara lain lapisan Ionosfer dan geomagnetik, serta gelombang radio. Sistem ini akan beroperasi penuh pada Januari 2009 mendatang.<\/p>\n<p>Langkah antisipasi LAPAN yang telah dilakukan adalah menghubungi pihak-pihak yang mungkin akan terkena dampak dari muncul badai antariksa ini, yakni Dephankam, TNI,Dephub, PLN, dan Depkominfo, serta Pemda.<\/p>\n<p>Saat ini pelatihan bagi aparat pemda yang mengoperasikan radio HF telah dilakukan sejak lama, kini telah ada sekitar 500 orang yang terlatih menghadapi gangguan sinyal radio. PLN harus melakukan sosialisasi ke masyarakat akan adanya pemutusan berkala demi mengurangi dampak badai antariksa ini.<\/p>\n<p>Penerbangan dan pelayaran yang mengandalkan GPS sebagai sistem navigasihendaknya menggunakan sistem manual ketika badai antariksa terjadi dalam memandu tinggal landas atau pendaratan pesawatterbang.<\/p>\n<p>Perubahan densitas elektron akibat cuaca antariksa dapat mengubah kecepatan gelombangradio ketika melewati ionosfer sehingga menimbulkan delay propagasi pada sinyal GPS. Perubahan ini mengakibatkan penyimpangan pada penentuan jarak dan posisi. Selain itu, komponen mikroelektronika pada satelit navigasi dan komunikasi akan mengalami kerusakan sehingga mengalami percepatan masa pakai, sehingga bisa tidak berfungsi lagi.<\/p>\n<p>Saat ini LAPAN telah mengembangkan pemodelan perencanaan penggunaan frekuensi untuk menghadapi gangguan badai matahari tinggi untuk komunikasi radio HF.<\/p>\n<p>Disadur dari http:\/\/pakarfisika.wordpress.com\/2008\/12\/05\/isu-kiamat-2012-ternyata-badai-matahari\/<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Isu Kiamat 2012 ternyata Badai\u00a0Matahari Posted on 5 Desember 2008 by pakarfisika Kapan Kiamat..? Kapan Kiamat..? Hanya Allah SWT Yang Maha Tahu. Kita hanya tahu lewat tanda-tanda akan datangnya hari Kiamat itu. Pada manuskrip peninggalan suku Maya yang tinggal di selatan Meksiko atau Guatemala yang dikenal menguasai ilmu Falak, disebutkan bahwa kiamat akan terjadi pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[],"class_list":["post-519","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sekedar-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/angga.feb.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/519","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/angga.feb.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/angga.feb.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/angga.feb.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/angga.feb.uns.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=519"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/angga.feb.uns.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/519\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/angga.feb.uns.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=519"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/angga.feb.uns.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=519"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/angga.feb.uns.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=519"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}